Yang Perlu Bunda Ketahui untuk Dukung Pertumbuhan Anak Melalui Gizi Seimbang Yang Perlu Bunda Ketahui untuk Dukung Pertumbuhan Anak Melalui Gizi Seimbang

Yang Perlu Bunda Ketahui untuk Dukung Pertumbuhan Anak Melalui Gizi Seimbang

02 September 2021
facebook icon whatsapp icon

“Duh, Si Kecil kok tubuhnya tak segemuk anak lain, ya? Apakah ini berarti pertumbuhannya terhambat? Apakah ia perlu diberi MPASI penambah berat badan?” Pernahkan Bunda cemas soal berat badan anak seperti ini? Setiap orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik bagi Si Kecil agar tumbuh kembang anak berjalan dengan baik, tetapi memantau pertumbuhan anak bukan hanya dari berat badan saja, lho. Karenanya yang perlu diberikan juga bukan sekedar MPASI penambah berat badan saja. Yuk, cari tahu lebih banyak mengenai pertumbuhan anak dan bagaimana Bunda dapat mendukungnya dengan tepat. Baca penjelasan singkatnya di bawah ini, ya.

 

Apa yang dimaksud dengan pertumbuhan?

Kata tumbuh atau pertumbuhan di sini secara sederhana dapat diartikan sebagai bertambahnya ukuran fisik anak. Karenanya pertumbuhan merupakan perubahan anak yang mudah terlihat, sebab dapat dinilai dengan mengukur panjang atau tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala.

 

Bagaimana Bunda dapat memantau pertumbuhan anak?

Sejak Si Kecil baru dilahirkan Si Kecil dipantau pertumbuhannya secala berkala dengan mengukur panjang/tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala. Setelah Bunda dan Si Kecil pulang dari rumah sakit, pengukuran ini terus dilakukan secara rutin saat kunjungan kontrol ke dokter/Puskesmas dan saat imunisasi, atau dengan pemantauan melalui Posyandu di lingkungan RW. Untuk memantau pertumbuhan anak, saat ini di Indonesia menggunakan kurva pertumbuhan milih Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan kurva dari Center for Disease Control Prevention. Indikator yang umum digunakan adalah berat badan menurut tinggi badan (BB/TB). Jadi, untuk menentukan apakah pertumbuhan anak berjalan dengan baik, bukan hanya dari berat badan saja.

 

Mengapa pertumbuhan anak perlu dipantau?

Pertumbuhan merupakan bagian penting dalam menilai kecukupan gizi anak, termasuk untuk memantau apakah anak mengalami stunting atau tidak. Stunting sendiri adalah kondisi dimana anak mengalami kekurangan gizi  dalam waktu yang cukup lama, akibatnya anak mengalami gangguan pertumbuhan berupa tinggi badan yang lebih rendah dari standar usianya. Anak yang mengalami stunting umumnya mudah terkena penyakit dan terhambat perkembangan otaknya

 

Selama ini orang tua seringkali fokus pada pertumbuhan berat badan saja, dan menganggap tinggi badan merupakan faktor keturunan saja. Padahal, gangguan pertumbuhan seperti stunting bisa diketahui melalui tinggi badan anak.

 

 

Apa yang perlu dilakukan agar pertumbuhan Si Kecil berjalan dengan baik?

Asupan gizi seimbang berperan penting dalam pertumbuhan anak. 1000 hari pertama kehidupan Si Kecil, yaitu sejak awal kehamilan sampai usia 2 tahun, merupakan masa pertumbuhan tercepat anak. Pada masa ini terjadi pembentukan otak dan organ penting lainnya. Kecukupan nutrisi pada masa ini merupakan salah satu bagian penting untuk mendukung pertumbuhan badan anak.

 

Nutrisi seperti apa yang baik untuk pertumbuhan anak?

Saat ia genap berusia 6 bulan, Si Kecil membutuhkan MPASI untuk membantu memenuhi pertumbuhan nutrisinya. MPASI ini tentu saja bukan sekedar MPASI penambah berat badan, tetapi MPASI yang bergizi seimbang untuk dapat mendukung segala aspek tumbuh kembang anak. MPASI bergizi seimbang perlu mengandung nutrisi makro yaitu karbohidrat, protein, lemak, dan juga nutrisi mikro yaitu vitamin serta mineral.

 

Bagaimana Bunda dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak?

Untuk pemenuhan asupan nutrisi dalam MPASI Bunda dapat menggunakan bahan makanan sumber. Misalnya, beras sebagai sumber karbohidrat, daging sapi atau daging ayam sebagai sumber protein, minyak sebagai sumber lemak, sayur dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral, dan sebagainya. 

 

Pemenuhan nutrisi harian Si Kecil juga bisa Bunda lakukan dengan mengkombinasikan MPASI rumahan dengan MPASI fortifikasi. Sebagai gambaran, untuk pemenuhan kebutuhan zat besi anak usia 6 bulan yang sebanyak 11mg/hari anak perlu diberikan misalnya sekitar 400gr daging sapi dalam sehari. Tentunya hal ini sulit dilakukan mengingat kapasitas lambung anak yang masih kecil. Untuk itu, dapat diberikan MPASI yang difortifikasi dengan zat besi sebagai kombinasi.

 

CERELAC Homestyle bisa menjadi pilihan MPASI Bunda untuk si Kecil.  CERELAC Homestyle merupakan bubur MPASI yang terbuat dari bahan alam, dengan karbohidrat, lemak, protein, dan mikronutrien yang cocok bagi Si Kecil yang sedang belajar mengunyah. Teksturnya pas, tinggi zat besi, serta diperkaya 10 vitamin dan 5 mineral untuk membantu penuhi kebutuhan nutrisi dan tumbuh kembang Si Kecil.

 

Yuk Bunda, selalu sajikan MPASI bergizi seimbang sejak Si Kecil berusia 6 bulan untuk mendukung pertumbuhan anak.