Si Kecil Gerakan Tutup Mulut? Ini Tips untuk Menyiasatinya Si Kecil Gerakan Tutup Mulut? Ini Tips untuk Menyiasatinya

Si Kecil Gerakan Tutup Mulut? Ini Tips untuk Menyiasatinya

01 July 2021
facebook icon whatsapp icon

Bunda, di masa pemberian MPASI saat Si Kecil telah berusia enam bulan tentu semakin banyak persiapan yang perlu dilakukan menjelang waktu makan. Menyiapkan perangkat makan, mencari tahu tentang  gizi dan sesuai untuk setiap tahap tumbuh kembang anak, serta mencari resep bubur atau memilih bubur bayi instan yang akan disukai Si Kecil. Wah, memastikan Si Kecil mendapatkan asupan nutrisi yang cukup di masa ini ternyata bisa jadi penuh tantangan. Apalagi terkadang bisa saja Si Kecil menolak makan atau GTM alias gerakan tutup mulut.

 

Memang menghadapi Si Kecil yang GTM bisa membuat Bunda panik atau frustasi. Karena Bunda tentu tak ingin Si Kecil sampai kurang berat badan atau sakit. Sebenarnya GTM itu adalah hal yang wajar terjadi dan ada banyak hal yang dapat menjadi penyebabnya. Misalnya, bisa karena pemberian, kuantitas, kualitas, konsistensi cair-padat, tekstur, maupun cara penyajian MPASI yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan Si Kecil.

 

Selain itu, ada pula hal-hal lain yang dapat mengakibatkan Si Kecil melakukan gerakan tutup mulut. Misalnya ia merasa lelah, perutnya masih kenyang, ada distraksi yang menarik perhatiannya, atau ia sedang sakit. Atau bisa juga karena di usia 8-11 bulan anak tak mau lagi bersikap pasif dalam proses makan dan tidak mau disuapi.

 

Saat menghadapi Si Kecil yang GTM, sebaiknya Bunda tetap tenang, ya. Sebaiknya Bunda cari tahu kira-kira apa penyebab GTM Si Kecil supaya bisa mengatasinya dengan cara yang tepat. Nah, ada beberapa tips yang bisa Bunda coba untuk menyiasati GTM, lho. Mau tau apa saja? Yuk simak tipsnya berikut ini.

 

  1. Buat jadwal makan utama dan juga makan snack yang teratur. Selain untuk membentuk rutinitas, jadwal makan seperti ini akan membantu supaya Si Kecil tidak masih dalam keadaan kenyang saat waktu makan utama tiba.
  2. Ciptakan suasana makan yang menyenangkan, tentunya ini juga termasuk tidak memaksa anak makan dan memarahinya. Memaksa akan menjadikan pengalaman makan menjadi tidak menyenangkan bagi Si Kecil dan bisa membuatnya tidak suka jenis makanan tertentu atau terus menolak makan.
  3. Rutinitas makan bersama keluarga juga dapat membantu membentuk kebiasaan makan yang baik. Anak jadi bisa meniru kebiasan makan orang tua dan lebih lahap makan. Jika tidak memungkinkan untuk selalu makan bersama keluarga, biasakan anak untuk selalu makan di tempatnya, seperti di kursi makannya.
  4. Biarkan anak mencoba makan sendiri jika ia menolak Bunda suapi. Sajikan makanan dalam porsi kecil dan biarkan anak mencoba menyantapnya sendiri, baik dengan tangan atau sendok khusus anak. Tetapi awasi Si Kecil saat sedang makan sendiri, ya.
  5. Buat menu yang bervariasi. Bisa jadi anak menolak makan karena tidak suka atau bosan dengan rasa makanan tertentu. Bunda bisa menyiasatinya dengan menu yang bervariasi atau mencoba bubur bayi instan yang memiliki berbagai varian rasa. Menu dengan berbagai rasa akan membuat Si Kecil terbiasa dan menyukai berbagai rasa makanan.
  6. Berikan makanan dengan aneka tekstur. Tekstur juga berperan dalam proses makan anak lho, Bu. MPASI dengan tekstur yang tepat bagi tahap tumbuh kembang anak dapat membantu mengembangkan kemampuan makan anak dan mencegah anak menjadi picky eater.
  7. Usahakan fokus pada aktivitas makan dan kurangi distraksi seperti televisi, mainan yang terlalu banyak, ataupun gadget.
  8. Kenali tanda Si Kecil merasa lelah, mengantuk, atau sudah kenyang dan jangan memaksanya karena dapat membuatnya semakin rewel.

Seperti yang disebutkan di atas, menyajikan MPASI dengan rasa yang bervariasi dapat membantu mengatasi GTM Si Kecil. CERELAC Bubur Sereal Susu selalu bisa jadi pilihan bagi Bunda sebagai MPASI yang praktis, bergizi dan juga terdapat 4 varian rasa yang dapat Si Kecil coba. Salah satunya adalah Bubur Sereal Susu Beras Merah yang tinggi zat besi serta diperkaya 11 vitamin dan 6 mineral untuk bantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian dan tumbuh Kembang Si Kecil. Apakah Bunda sudah pernah mencoba bubur bayi instan yang satu ini untuk Si Kecil?