Yuk Kenali Ciri dan Cara Si Kecil Siap Naik Tekstur MPASI Yuk Kenali Ciri dan Cara Si Kecil Siap Naik Tekstur MPASI

Yuk Kenali Ciri dan Cara Si Kecil Siap Naik Tekstur MPASI

01 July 2021
facebook icon whatsapp icon

Saat Bunda pertama memperkenalkan MPASI pada Si Kecil di usia 6 bulan tentu dimulai dengan tekstur MPASI yang lembut, bukan? Seiring waktu dan seiring meningkatnya kemampuan oromotor anak, tentunya tekstur MPASI pun bisa ditingkatkan menjadi lebih kasar dan terus meningkat sampai nantinya di usia 1 tahun diharapkan Si Kecil sudah bisa makan menu biasa seperti anggota keluarga lainnya.

 

Nah, bagaimana ciri serta cara Si Kecil siap naik tekstur MPASI? Bunda tentunya perlu tahu mengenai hal ini. Misalnya, apakah Si Kecil sudah siap naik tingkat dari MPASI dengan tekstur puree yang halus ke tekstur dilumatkan yang sedikit lebih kasar? Pasalnya, pemberian tekstur MPASI yang tepat bisa membantu perkembangan oromotor dan juga medorong anak untuk mau makan, lho. Yuk, cari tahu mengenai hal ini dengan membaca penjelasan singkatnya berikut ini.

 

Apa saja sih jenis tekstur MPASI?

  • Puree atau makanan yang dihaluskan sampai menjadi bubur kental
  • Mashed atau makanan yang dilumatkan hingga halus
  • Minced atau makanan yang dicincang halus
  • Chopped atau makanan yang dicincang kasar
  • Finger foods atau makanan yang dapat dipegang anak
  • Makanan keluarga atau makanan biasa yang sama dengan anggota keluarga lainnya, bisa sedikit dicincang seperlunya

Apa ciri Si Kecil siap naik tekstur MPASI?

Salah satu ciri yang dapat Bunda jadikan acuan untuk meningkatkan tekstur MPASI adalah usia Si Kecil. Di usia 6-9 bulan Si Kecil bisa diberikan MPASI berupa puree halus dan kemudian meningkat menjadi dilumatkan. Kemudian di usia 9-12 bulan tekstur MPASI yang diberikan bisa meningkat menjadi cincang halus, kemudian menjadi cincang kasar, dan juga bisa diberikan finger foods. Mulai usia 12 bulan biasanya Si kecil sudah bisa diberikan makanan keluarga.

 

Mengapa penting bagi Si Kecil untuk makan MPASI dengan tekstur yang tepat?

Selain supaya Si Kecil bisa menikmati MPASI dari sumber pangan yang semakin bervariasi, tekstur pada MPASI dapat membantu mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan anak untuk bisa makan dengan baik dan aman. Aktivitas makan juga merupakan stimulasi oromotor anak dimana keterampilan mengunyah Si Kecil sebagai dasar proses bisa dilatih. Apabila SI Kecil sudah menunjukkan kematangan oromotor tetapi tidak mendapat respon melalui jenis dan tekstur makanan yang tepat, maka bisa jadi di kemudian hari Si Kecil mengalami hambatan seperti picky eater atau terlambat bicara.

 

Peningkatan tekstur MPASI juga turut mendukung perkembangan kemampuan anak mengunyah dan menggigit. Tekstur yang tepat juga dibutuhkan untuk mendukung kemampuan mengunyah anak dengan tahap pertumbuhan giginya saat ini.[ Karena itu, penting bagi Si Kecil untuk naik tekstur MPASI di saat ia sudah siap ya, Bunda.

 

 

Bagaimana sebaiknya transisi ke tekstur MPASI yang lebih kasar?

Perubahan tekstur MPASI tentu perlu dilakukan secara bertahap. Misalnya dengan membuat bubur puree yang semakin dikurangi cairannya supaya menjadi lebih kental. Perhatikan terus bagaimana reaksi dan perkembangan anak sebelum meningkat ke tekstur yang lebih kasar. Begitu juga di tahap MPASI lumat dan cincang, secara bertahap buat MPASI semakin kasar.

Saat memperkenalkan tekstur baru Bunda juga bisa menyiasatinya dengan menyajikan menu yang disukai anak. Untuk memberikan finger foods, mulai dari jenis makanan  yang lunak dulu seperti pisang atau wortel rebus, macaroni rebus, dan semacamnya.

Nah, mulai usia 7 bulan dimana Si Kecil sudah siap untuk naik tekstur MPASI, Bunda bisa menyajikan CERELAC Homestyle Bubur Tim Ayam Wortel, lho. Selain teksturnya pas untuk Si Kecil yang sedang belajar mengunyah, CERELAC Homestule Bubur Tim Ayam Wortel juga tinggi zat besi dan diperkaya 10 vitamin dan 5 mineral untuk membantu penuhi kebutuhan nutrisi dan tumbuh kembang Si Kecil. Coba, yuk!